RSS Feed

seni patung

DESKRIPSI

1.BENTUK:

1.Corak Imitatif (realis / representative)
Corak ini merupakan tiruan dari bentuk alam, perwujudan patung ini berdasarkan fisio plastic (bentuk fisik) baik anatomi, proporsi, maupun ekspresi
2. Corak deformatif
Corak ini mempunyai bentuk yang telah banyak mengalami perubahan. Bentuk-bentuk alam diolah menurut gagasan dan imajinasi pematung. Pengubahan dari bentuk alam menjadi bentuk baru ini masih terkait dengan sifat fisiknya. Dari bentuk imajinatif dan geometris ini kemudian muncul corak kubistis.
3. Corak Nonfiguratif (abstrak)
Corak ini secara umum sudah banyak meninggalkan bentuk-bentuk alam dalam mewujudkannya (abstrak). Corak abstrak banyak dipengaruhi oleh aliran konstruktifisme. Patung dipandang sebagai rangkaian bentuk konstruksi yaitu susunan material seperti besi, plat, kawat, kayu, plastic, dan sebagainya.

2.TEKNIK:

a. Teknik Membutsir, yaitu teknik membuat patung dengan cara memijit, menambah dan mengurangi bahan yang dibentuk, biasanya dibantu dengan alat butsir. Membuat patung dengan cara membutsir biasanya menggunakan bahan tanah liat atau plastisin. Teknik ini sering disebut pula teknik Modeling.
b. Teknik Memahat, yaitu teknik kebalikan dari teknik butsir, karena yang dilakukan dalam teknik ini adalah pengurangan saja. Bahan yang digunakan menggunakan bahan yang padat seperti kayu, batu, gips, sabun dan dalam pengerjaannya tidak bisa menambah atau menambal. Memahat adalah suatu pekerjaan yang ekstra hati-hati, dibutuhkan kecermatan dan ketepatan dalam carving, sehingga teknik disebut pula teknik Carving.
c. Teknik Mencetak. Dalam tenik ini terbagi menjadi dua teknik yaitu :
– Teknik Cetak Tekan, adalah cara membentuk dengan cara memasukkan bahan ke dalam alat kemudian dalam membentuknya dengan mengeluarkan bahannya seperti menghias pada roti.
– Teknik Cetak Tuang, adalah teknik yang paling sering digunakan untuk membuat patung cetak. Bahan yang digunakan biasanya menggunakan bahan cair atau bahan yang dapat dicairkan, misalnya semen, fiberglass, perunggu, emas.
d. Teknik Konstruksi, merupakan suatu teknik membangun atau menyusun. Teknik ini adalah membuat patung dengan cara menyusun bahan, baik menggunakan kerangka maupun tanpa kerangka, biasanya dalam menyusun dengan cara merekatkan, mengelas.

3.BAHAN:

a. Bahan Lunak, yaitu material yang sangat mudah dibentuk seperti tanah liat, plastisin dan sabun.
b. Bahan Sedang, yaitu jenis bahan tidak terlalu lunak dan tidak keras seperti kayu waru, kayu sengon dan kayu balsa.
c. Bahan Keras, yaitu jenis bahan yang sangat sulit dibentuk karena sifat materialnya yang keras seperti kayu jati, jenis batu-batuan dan padas.

About qorirahelmumtahanah

The climber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: