RSS Feed

Sepucuk surat dari seorang ayah

Aku tuliskan surat ini atas nama rindu yang besarnya hanya Allah yang tahu. Sebelum kulanjutkan, bacalah surat ini sebagai surat seorang laki-laki kepada seorang laki-laki; surat seorang ayah kepada seorang ayah. Nak, menjadi ayah itu indah dan mulia. Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini. Kecemasan yang indah karena ia didasari sebuah cinta. Sebuah cinta yang telah terasakan bahkan ketika yang dicintai belum sekalipun kutemui. Nak, menjadi ayah itu mulia. Bacalah sejarah Nabi-Nabi dan Rasul dan temukanlah betapa nasehat yang terbaik itu dicatat dari dialog seorang ayah dengan anak-anaknya. Meskipun demikian, ketahuilah Nak, menjadi ayah itu berat dan sulit. Tapi kuakui, betapa sepanjang masa kehadiranmu di sisiku, aku seperti menemui keberadaanku, makna keberadaanmu, dan makna tugas kebapakanku terhadapmu. Sepanjang masa keberadaanmu adalah salah satu masa terindah dan paling aku banggakan di depan siapapun. Bahkan dihadapan Tuhan, ketika aku duduk berduaan berhadapan dengan Nya, hingga saat usia senja ini. Nak, saat pertama engkau hadir, kucium dan kupeluk engkau sebagai buah cintaku dan ibumu. Sebagai bukti, bahwa aku dan ibumu tak lagi terpisahkan oleh apapun jua. Tapi seiring waktu, ketika engkau suatu kali telah mampu berkata: “TIDAK”, timbul kesadaranku siapa engkau sesungguhnya. Engkau bukan milikku, atau milik ibumu Nak. Engkau lahir bukan karena cintaku dan cinta ibumu. Engkau adalah milik Tuhan. Tak ada hakku menuntut pengabdian darimu. Karena pengabdianmu semata-mata seharusnya hanya untuk Tuhan. Nak, sedih, pedih dan terhempaskan rasanya menyadari siapa sebenarnya aku dan siapa engkau. Dan dalam waktu panjang di malam-malam sepi, kusesali kesalahanku itu sepenuh -penuh air mata dihadapan Tuhan. Syukurlah, penyesalan itu mencerahkanku. Sejak saat itu Nak, satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilikmu yang sebenarnya. Membuatmu senantiasa berusaha memenuhi keinginan pemilikmu. Melakukan segala sesuatu karena Nya, bukan karena kau dan ibumu. Tugasku bukan membuatmu dikagumi orang lain, tapi agar engkau dikagumi dan dicintai Tuhan. Inilah usaha terberatku Nak, karena artinya aku harus lebih dulu memberi contoh kepadamu dekat dengan Tuhan. Keinginanku harus lebih dulu sesuai dengan keinginan Tuhan. Agar perjalananmu mendekati Nya tak lagi terlalu sulit. Kemudian, kitapun memulai perjalanan itu berdua, tak pernah engkau kuhindarkan dari kerikil tajam dan lumpur hitam. Aku cuma menggeng- gam jemarimu dan merapatkan jiwa kita satu sama lain. Agar dapat kau rasakan perjalanan ruhaniah yang sebenarnya. Saat engkau mengeluh letih berjalan, kukuatkan engkau karena kita memang tak boleh berhenti. Perjalanan mengenal Tuhan tak kenal letih dan berhenti, Nak. Berhenti berarti mati, inilah kata-kataku tiap kali memeluk dan menghapus air matamu, ketika engkau hampir putus asa. Akhirnya Nak, kalau nanti, ketika semua manusia dikumpulkan di hadapan Tuhan, dan kudapati jarakku amat jauh dari Nya, aku akan ikhlas. Karena seperti itulah aku di dunia. Tapi, kalau boleh aku berharap, aku ingin saat itu aku melihatmu dekat dengan Tuhan. Aku akan bangga Nak, karena itulah bukti bahwa semua titipan bisa kita kembalikan kepada pemiliknya. Dari ayah yang senantiasa merindukanmu. (disalin dari lembaran da’wah “MISYKAT” No.8)

Advertisements

Ya Allah

Ya Allah,

Rendahkanlah suaraku bagi mereka,

Perindahlah ucapanku di depan mereka.

Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan

Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,

Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya

Atas didikan mereka padaku dan

Pahala yang besar

Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,

Peliharalah mereka

Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,

Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,

atau kesusahan yang mereka derita karena aku,

atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,

jadikanlah itu semua

Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,

Meningginya kedudukan mereka dan

Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah

sebab hanya Engkaulah

yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,

Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,

Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku.

Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,

Maka izinkahlah aku memberi syafa’at untuk mereka,

sehingga kami semua berkumpul

Bersama dengan santunan-Mu

di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta

rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah

yang memiliki Karunia Maha Agung,

serta anugerah yang tak berakhir dan

Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.

****

Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.

Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena kedurhakaan kita.

Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya, keringatnya.

Istighfar, istighfarlah

Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.

Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya, atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.

Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya didahulukan didunia ini.

Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.

Astaghfirullahal Adhiim

Astaghfirullahal Adhiim

contoh sinopsis film

Judul Film : Denias Senandung Diatas Awan

Penulis Cerita : Sam Kolibur

Ari Sihasale

Nia Sihasale Zulkarnaen

Sutradara : Ari Sihasale

John De-Rantau

Diproduksi oleh : Alenia Pictures

Diproduksi tahun : 2006

Pemain :

Albert Fakdawer sebagai Denias

Ari Sihasale sebagai Maleo

Marcella Zalianty sebagai Ibu Sam

Mathias Muchius sebagai Pak Guru

Michael J. sebagai Samuel

Aljory Papilaja sebagai Ibu Denias

Pevita Pearce sebagai Angel

Minus Karoba sebagai Enos

Ryan Manobi sebagai Noel

Chalvin Manda sebagai Felix

Ringkasan Cerita :

Denias, Noel, dan Velix adalah anak-anak yang tinggal disekitar daerah Papua. Mereka hidup dengan sederhana sekali. Rumahnya pun masih beratap daun kering. Mereka sering mendapat bantuan dari pemerintah, diantaranya bantuan pangan.

Denias adalah seorang anak yang mempunyai keinginan kuat untuk sekolah. Ia rela sampai pergi dari rumah dan ke kota untuk mencapai keinginannya itu. Ia juga anak yang baik dan suka menolong.

Noel adalah anak yang sangat nakal. Sewaktu Denias di asrama ia sering menjahilinya tapi Denias hanya diam membisu dan tak membalasnya. Dia juga sering berbuat curang dalam melakukan permainan.

Velix adalah anak yang baik. Dia sering berburu kus-kus bersama Denias. Ia suka sekali berburu kus-kus. Ia sangat takut kepada ”Zombie” atau setan.

Maleo adalah seseorang yang sangat dikagumi oleh Denias. Ia sangat pengertian, ramah, dan suka menolong orang. Maka dari itu, ketika Maleo pergi Denias sedih sekali. Ia merasa kehilangan sahabatnya itu.

Bapak Denias adalah orang yang sangat keras dan tegas. Pada saat Denias sedang sekolah, Denias disusul oleh bapaknya dan menyuruhnya pulang untuk membuat rumah karena rumahnya terbakar. Denias pun terpaksa ikut dengan ayahnya itu.

Ibu Denias adalah orang yang baik sekali. Bahkan, sebelum ibu Denias meninggal ia berpesan kepada anaknya agar sekolah yang rajin. Denias sangat sedih ketika kehilangan ibunya itu.

Kepala Suku adalah bapak Noel. Ia sangat tegas, sombong, tapi sebenarnya hatinya baik. Sewaktu Maleo membangun sekolah di pinggir danau, Maleo langsung dimarahi bahkan ia bilang akan mengutuk Maleo agar mati karena dianggap tak menghormatinya. Tetapi setelah semua dibicarakan dengan baik ia mau memaafkan Maleo dan mengizinkan sekolah dibangun dipinggir danau.

Bu Sam adalah orang yang sangat baik hati dan ramah. Lewat Bu Sam lah Denias bisa sekolah di kota. Ia sangat mendukung agar Denias dapat masuk sekolah.

Angel adalah seorang siswa di sekolah itu. Ia sangat baik dan ramah kepada Denias. Bahkan, ketika Denias dijahili dengan Noel. Ia selalu membela Denias.

Dimulai dengan Upacara Pemasangan Koteka di Desa Denias, Papua. Yang merupakan salah satu upacara yang biasa digunakan/ dilaksanakan oleh masyarakat Papua sebagai tanda dimulainya masa remaja dari anak-anak, bagi para anak laki-laki. Termasuk yang dilakukan Denias, Velix, dan Noel. Setela pemasangan Koteka, maka resmila terpisahkannya Honai (tempat tidur) antara laki-laki dan wanita di desa Denias, Papua termasuk antara suami dan isteri.

Keinginan Denias yang kuat untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya, membuat dia sangat semangat untuk sekolah, yang merupakan sekolah darurat yang berada di desanya. Seperti saat suatu hari dia ingin berangkat sekolah dan dia mencoba untuk membersihkan badannya (mandi), tetapi karena udara, suhu yang sangat dingin, dan air sungai yang dingin membuatnya tidak jadi mandi dan ia hanya cuci muka dan membersihkan ketiaknya. Setelah itu ia langsung berangkat sekolah, tetapi sayang Denias terlambat masuk sekolah.

Tiba-tiba muncul Helikopter yang akan mendarat dengan suaranya yang kencang dan angin yang dibawanya. Denias dan teman-temannya langsung menuju Helikopter karena mereka ingin ikut terbang, seperti biasanya. Helikopter itu membawa bantuan makanan untuk warga desa Denias dan yang menyalurkan bantuan itu adalah Maleo.

Suatu hari setelah Denias main ia melihat ibunya sakit dan lalu pingsan. Ia langsung memanggil bapaknya dan bergegas menuju ke rumah Maleo untuk memeriksakan ibunya dan meminta obat. Malamnya, ketika Denias dan Ibunya sedang tidur, Ibunya membangunkan Denias agar membuka baju Denias karena basah. Denias pun membuka bajunya dan ia meletakkan bajunya disamping perapian. Setelah itu Denias beserta kedua temannya pergi berburu kus-kus. Saat Denias akan memanah kus-kus, Denias melihat api berkobar diperkampungannya. Denias pun pulang dan ia pun kaget karena kebakaran itu menimpa rumahnya dan ibunya yang menjadi korban. Denias sangat bersalah atas kematian ibunya. Upacara berkabung yang dilakukan oleh masyarakat Papua adalah potong jari dan mandi lumpur. Dalam upacara itu orang yang dipotong jarinya adalah suami/istri orang yang meninggal. Bapak Denias pun ikut dalam upacara tersebut.

Beberepa hari kemudian gempa berkekuatan 5,8 SR menghantam sekolah darurat Desa Denias. Denias dan kawan-kawan membangun sekolah kembali dipinggir sungai. Ternyata guru yang mengajar (Maleo) tiba-tiba pergi untuk bertugas. Sebelum Maleo, Pak Samuel lah yang mengajar Denias dan karena istri Pak Samuel sakit di Jawa, ia pulang ke Jawa.

Setelah Maleo pergi, Denias berniat untuk pergi ke kota dan mencari Maleo disana. Dalam perjalanan ke kota, Denias pingsan dirumah jaga kakak Denias, di desa Banti 4 hari perjalanan dari desa Denias. Dengan perjuangan dan keinginan yang kuat. Akhirnya Denias pun sampai ke Kota dengan meniru cara Enos(teman Denias). Yaitu dengan menaiki mobil bak secara diam-diam atau biasa disebut penumpang gelap. Setelah sampai di kota, Denias langsung mencari-cari Maleo dengan bertanya kepada tentara-tentara yang dia temui. Tapi sayang mereka tidak mengetahui dimana Maleo dan siapa Maleo karena Maleo adalah nama kesatuan.

Beberapa saat kemudian Denias sampai di kota dan ia langsung bertanya tentang keberadaan Maleo lepada tentara-tentara yang ditemuinya. Namun sayang mereka tak tahu dimana Maleo. Karena Maleo adalah nama kesatuan.

Beberapa saat kemudian Denias melihat sebuah sekolah. Dalam hatinya, Denias ingin sekali sekolah disitu. Pada saat itu, ada seorang guru yang biasa dipanggil Bu Sam dan ia bertanya pada Denias apakah ia mau sekolah disini? Denias senang sekali dan ia pun mengiyakannya. Tapi sayang, poersyaratan masuk sekolah itu harus mempunyai rapot dan Denias tak mempunyainya. Sedangkan Enos punya, tapi ia tidak yakin dengan rapot ia bisa sekolah. Tapi dengan saran Denias, Enos pun pulang ke desa untuk mengambil rapot. Saat Denias masih dalam percobaan adaptasi sekolah, ia bertemu dengan Noel. Noel sangat jahil dan nakal pada Denias. Noel selalu membenci Denias, terutama saat Denias dekat dengan Angel. Noel tidak suka karena ia sendiri suka dengan Angel. Angel selalu membela Denias dan menolongnya terutama saat Denias dijahili oleh Enos dan kawan-kawannya. Jika Denias dijahili oleh Noel, ia selalu diam dan tidak membalas.

Semenjak perpisahan Denias dengan Maleo, Denias belum pernah bertemu. Sekarang Denias berada disekolah Darwin, Australia. Dia mendapat beasiswa dari PT. Friport Indonesia. Sementara itu setelah film ini selesai dibuat, belum bisa diketahui keberadan Maleo. Dia menguap seperti Es dibawah matahari. Ibu Sam yang kini berusia 38 tahun masih mengabdidi tanah Papua sebagai seorang pendidik dan Noel kini bekerja disebuah kantor di Jakarta yang bergerak dibidang perfilman sebagai pimpinan produksi. Enos sekarang kuliah disalah satu perguruan tinggi di Malang.

Kesan-kesan saya terhadap film berjudul Denias adalah :

Saya mrmilih judul film ini untuk melengkapi tugas Bahasa Indonesia. Pertama kali saya melihat iklan film ini di televisi saya sudah tertarik pada film ini dan tokohnya terutama Albert Fakdawer. Selain itu fim ini cukup lucu dan banyak pelajaran yang terkandung dalam film ini. Pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua.

Pada awal ceria pada pembukaannya dijelaskan tentang latar tempat dan latar waktu. Alur/ plot dalam film ini maju. Pada awal cerita peristiwa yang terjadi hádala Upacara pemasangan koteka, terpisahnya honai, dan kesalahan yang dibuat Denias yang membuat ibu Denias meninggal. Peristiwa ditengah cerita hádala Denias pergi ke kota dengan bermimpi mendapatkan pendidikan kembali dan bertemu dengan Maleo dan dikota ia bertemu dengan Enos. Peristiwa di akhir cerita hádala Denias mendapatkan pendidikan sampai kuliah di Darwin, Australia dan sampai sekarang Belem pernah bertemu dengan Maleo. Sedangkan Enos sekarang kuliah disalah satu perguruan tinggi di Madang.

Tema dan amanat cerita adalah keinginan Denias yang sangat kuat untuk mencapai dan mendapatkan pendidikan meskipun banyak yang tidak menyetujuinya dan menghalanginya.

Akhirnya dalam film ini saya dapat menangkap pesan bahwa kita Jangan pernah menyerah untuk meraih cita-cita. Kita juga harus berkorban dalam mencari ilmu yang bermanfaat.

sepenggal doa untukmu

Robb,…
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Robb,…
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya…

Alloh yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Alloh,…
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu…

Jika kesempurnaannya bukan untukku…
Tolong bawa jauh dari relung hati…
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya…
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Tapi Tuhan,…
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku…
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu…………

Smoga kau ridhoi kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur…
Menapaki jalan kearah Mu…
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami…

Tolong beri kesabaran yang penuh…
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan…

Amien……

Doa ini untuk seseorang yang telah mengingatkan tentang kekuasaan-Nya, menjadikan aku kembali merindukan cinta-Nya. Terimakasih atas semua yg pernah kita lalui…..
Smoga Alloh slalu membimbing & membahagiakan mu… Amien

seni patung

DESKRIPSI

1.BENTUK:

1.Corak Imitatif (realis / representative)
Corak ini merupakan tiruan dari bentuk alam, perwujudan patung ini berdasarkan fisio plastic (bentuk fisik) baik anatomi, proporsi, maupun ekspresi
2. Corak deformatif
Corak ini mempunyai bentuk yang telah banyak mengalami perubahan. Bentuk-bentuk alam diolah menurut gagasan dan imajinasi pematung. Pengubahan dari bentuk alam menjadi bentuk baru ini masih terkait dengan sifat fisiknya. Dari bentuk imajinatif dan geometris ini kemudian muncul corak kubistis.
3. Corak Nonfiguratif (abstrak)
Corak ini secara umum sudah banyak meninggalkan bentuk-bentuk alam dalam mewujudkannya (abstrak). Corak abstrak banyak dipengaruhi oleh aliran konstruktifisme. Patung dipandang sebagai rangkaian bentuk konstruksi yaitu susunan material seperti besi, plat, kawat, kayu, plastic, dan sebagainya.

2.TEKNIK:

a. Teknik Membutsir, yaitu teknik membuat patung dengan cara memijit, menambah dan mengurangi bahan yang dibentuk, biasanya dibantu dengan alat butsir. Membuat patung dengan cara membutsir biasanya menggunakan bahan tanah liat atau plastisin. Teknik ini sering disebut pula teknik Modeling.
b. Teknik Memahat, yaitu teknik kebalikan dari teknik butsir, karena yang dilakukan dalam teknik ini adalah pengurangan saja. Bahan yang digunakan menggunakan bahan yang padat seperti kayu, batu, gips, sabun dan dalam pengerjaannya tidak bisa menambah atau menambal. Memahat adalah suatu pekerjaan yang ekstra hati-hati, dibutuhkan kecermatan dan ketepatan dalam carving, sehingga teknik disebut pula teknik Carving.
c. Teknik Mencetak. Dalam tenik ini terbagi menjadi dua teknik yaitu :
– Teknik Cetak Tekan, adalah cara membentuk dengan cara memasukkan bahan ke dalam alat kemudian dalam membentuknya dengan mengeluarkan bahannya seperti menghias pada roti.
– Teknik Cetak Tuang, adalah teknik yang paling sering digunakan untuk membuat patung cetak. Bahan yang digunakan biasanya menggunakan bahan cair atau bahan yang dapat dicairkan, misalnya semen, fiberglass, perunggu, emas.
d. Teknik Konstruksi, merupakan suatu teknik membangun atau menyusun. Teknik ini adalah membuat patung dengan cara menyusun bahan, baik menggunakan kerangka maupun tanpa kerangka, biasanya dalam menyusun dengan cara merekatkan, mengelas.

3.BAHAN:

a. Bahan Lunak, yaitu material yang sangat mudah dibentuk seperti tanah liat, plastisin dan sabun.
b. Bahan Sedang, yaitu jenis bahan tidak terlalu lunak dan tidak keras seperti kayu waru, kayu sengon dan kayu balsa.
c. Bahan Keras, yaitu jenis bahan yang sangat sulit dibentuk karena sifat materialnya yang keras seperti kayu jati, jenis batu-batuan dan padas.

laporan tentang pabrik krupuk

NaMa pAbRiK : Restu Ibu

aLaMaT pAbRik : Jl.Katik Timur , Cilacap

BeRdIrI sEjAk TaHuN : 1977

PeNdIrI : Bapak Haji Dasta

BaRaNg YaNg DiHaSiLkAn :

1.Krupuk Pelembang (Rp.2000,00/bungkus)

2.Krupuk Legendar (Rp.2000,00/bungkus)

3.Krupuk Trasi (Rp.2000,00/bungkus)

BaHaN :

1. Tepung Tapioka

2. Vetsin

3. Bawang Putih

4. Sari Manis

5. Terasi

aLaT :

1. MesinHedrolik untuk mempermudah proses pencetakan adonan

2. Pencetak untuk mencetak adonan yang keluar lewat mesin Hedrolik.

3. Kukusan untuk mengukus adonan yang sudah dicetak

4. Penggorengan untuk menggoreng adonan yang telah kering setelah dijemur.

CaRa PeMbUaTaN :

Buat adonan dari bahan-bahan yang sudah di haluskan. Setelah menjadi adonan, di masukkan ke dalam mesin hedrolik(press). Sedikit demi sedikit, adonan akan keluar dari mesin tersebut dan kemudian akan dibentuk kerupuk kecil menggunakan cetakan. Setelah dicetak, lalu dikukus menggunakan alat pengukus yang besar dan kemudian dijemur. Setelah kering karena dijemur, langsung digoreng dipenggorengan.

Dulu, Proses pencetakan dilakukan hanya dengan tangan dan tidak menggunakan mesin hedrolik dan alat cetak seperti saat sekarang ini. Sekarang, zaman sudah canggih dan sudah ada mesin tersebut yang menggunakan listrik dalam pemakaiannya.

JuMlAh KaRyAwAn :

18 orang sudah termasuk penjual. Sebagiannya masih tergolong pelajar SMP dan SMA . Dikarenakan biaya hidup yang jauh dari kecukupan, maka mereka ingin membantu orangtuanya untuk biaya hidup.

risalah permohonan

Ya Allah yang berkuasa atas segala hati dan pikiran, Detik ini aku menghadap kepadaMu,menyerahkan segala apa yang ada pada diri, pikiran,hati, jiwa,dan jasad. NikmatMu kepadaku slama ini takkan pernah bisa ku syukuri. Kalaupun aku mensyukurinya, rasa syukurku adalah sebutir debu, sedang nikmatMu adalah padang pasir nan luas itu. Namun Engkau Maha Mencintai hambaMu, sehingga orang yang kufur pun masih juga kau limpahi nikmatMu yang tak berhingga itu. Segala puji bagi Engkau, wahai yang memasukkan siang ke dalam malam dan yang memasukkan malam ke dalam siang, yang menganugerahkan dan yang mencabut kekuasaan.Malam ini, hambaMu yang demikian hina ini kembali bersimpuh diribaanMu hendak memohon lagi sesuatu.Hamba sungguh tak berdaya atas perasaan yang sedang melanda hati hamba kini.Jika ini adalah isyarat Mu maka bulatkanlah tekadku,mudahkanlah jalanku, dan bukalah tabir rahasiaMu. Namun jika ini hanya godaan syaithan belaka, maka cabutlah perasaan ini dariku, tutuplah jalanku,dan pancarkan cahayaMu , sehingga aku dapat melihat dan berjalan dijalan yang terang , jalan yang Engkau ridhoi.
Ya Allah, Tuhan barat dan timur dan yang memiliki pengetahuan atas segala sesuatu. Sesungguhnya hamba tidak mengetahui ihwal yang sesungguhnya dan apa yang sedang hamba alami kini. Jika ini adalah isyarat dariMu bahwa ia adalah baik bagiku,agamaku,kehidupanku,serta akibat-akibatnya, dekatkanlah ia padaku. Lancarkanlah segala urusannya karena sesungguhnya hamba tidak mampu menjalani ini tanpa dibarengi keridhaan dan pertolonganMu, hamba yakin Engkau takkan menimpakan beban kepada suatu makhluk kecuali ia sanggup menahannya. Lalu jika ia tidak baik bagiku, agamaku,kehidupanku,singkirkanlah ia dariku. Pilihkanlah aku yang terbaik menurutMu. Engkaulah sebaik-baiknya pemberi dan Engkaulah sebaik-baiknya pecinta.Ya Allah yang menguasai segala makna dan hikmah. Tak banyak kata yang dapat ku ungkapkan dalam doa ini. Namun, sesungguhnya dalam hatiku masih bergemuruh segala keinginan dari yang terucapkan hingga yang tak terucapkan. Ya Allah, Engkaulah sebaik-baiknya pendengar. Dengarkanlah doaku. Kbulkanlah. Sebab Engkau Maha Pengabul doa dari setiap hamba yang hina dan tak berdaya. Amiin.

Wahai Tuhan yang menancapkan untukku dzikir, mengalirkan sungai-sungai munajat , dan membuatkan untukku hari-hari raya dalam pertyemuan manusia, serta mendirikan untukku dikalangan mereka pasar ketaqwaan.
Aku datang dengan sengaja kepadaMu dengan hati yang penuh dengan harapan kepadaMU dan dengan lisan yang basah karena berdoa kepadaMu
Hatiku telah penuh dengan dosa-dosa yang sangat ku sesali. Jika Engkau memberiku, aku terima. Jika Engkau tidak memberiku, aku rela. Jika Engkau tinggalkan aku, aku berdoa. Dan jika Engkau menyeruku, aku sambut seruanMu.
Oleh karena itu wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku apa yang aku inginkan. Akan tetapi, jika Engkau tidak memberiku apa yang aku inginkan, sabarkanlah diriku terhadap apa yang engkau kehendaki.

Jika aku berbuat lalai, dia memaafkanku dan jika aku berbuat baik, Dia membalasku.
Wahai kekasihku, Engkau Maha Pemurah kepadaku. MAka singkirkanlah semua kesedihanku.
Hanya kepada Engkaulah kerinduanku dengan segenap hatiku,lahir,dan batinku.
Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah dan yang paling diharapkan (kemurahanNya)
Wahai yang Maha Dahulu kebaikanNya kepadaku. Karenanya tidaklah layak bagi-Mu melupakanku.
Wahai Tuhan semua manusia baik didunia maupun diakhirat atas nama semua perbuatan yang ku lakukan.